Jan 7, 2011

TERUNTUK SAUDARA DI LAPINDO

Mula-mula gerimis mengiris
Lalu nampak seorang renta gigil nian
Dengan perut kerontang di tepian

Ah..betapa jiwanya bagai layang-layang
Terombang-ambing
Di dera muntahan lumpur

Persetan dgn hidup !!
Mana rumahku ?!!!

Baginya Tuhan tak pernah brengsek
Walau hidup sll setia menggampar
Tak ada senyum...jiwanya membeku bagai salju yang bisu

2 celoteh teman:

Pidri Esha said...

Ahhh...
Cobaan terkadang membuat manusia tak berdaya
dan semua kesalahan kita terhadap alam..
tehadap Tuhan..

Nice poem wulan..
i like it.."Where is my home?

Salamku ~'~

PERI BIRU said...

thx dah berkunjung